Jumat, 20 Desember 2013

Sekilas Info Tentang Perbedaan GPRS EDGE 3G HSDPA dan 4G

0 komentar
Sekilas Info Tentang Perbedaan GPRS, EDGE, 3G, HSDPA dan 4G - Pada ulasan kali ini mengulas tentang Perbedaan GPRS, EDGE, 3G, HSDPA dan 4G yang mungkin diantara sobat ada belum tau apa dari masing-masing perbedaannya.

Teknologi senantiasa berkembang sejalan dengan perubahan zaman, termasuk dalam bidang telekomunikasi dan informasi. Kebutuhan akan akses data nirkabelpun juga terus meningkat, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Beberapa perusahaan telekomunikasi terus berlomba menyediakan jaringan terbaik dalam menunjang kebutuhan akses data bagi pelangganya. Sering mungkin kita mendengar istilah jaringan GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, 4G. Namun bagi anda yang belum mengerti apa perbedaan diantaranya, berikut pengertiannya:

1. GPRS
GPRS (General Packet Radio Service) : suatu teknologi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan paket data. GPRS sering disebut dengan teknologi 2.5G. Kecepatan akses antara 56kbps sampai 115kbps (saat ini yang paling lambat)

2. EDGE
EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM dan IS-136. EDGE kecepatan datanya sebesar 384 kbps, dan secara teori dapat mencapai 473,6 kbps. Secara umum kecepatan EDGE tiga kali lebih besar dari GPRS.

3. 3G/UMTS
3G/UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service): perkembangan selanjutnya dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps. Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan Mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke mana saja.

4. 4G
Teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknologi 4G yaitu WiMax. mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G).

Sekian ulasan tentang Sekilas Info Tentang Perbedaan GPRS, EDGE, 3G, HSDPA dan 4G, semoga bermanfaat.
Read more ►

Sabtu, 28 September 2013

Info Pemakaian UFS Untuk DCT3

0 komentar
Mungkin saja masih ada yang belum tau soal keterangan info pada menu UFS, walaupun sudah banyak yang lebih tau dari saya. Karena memang box satu ini paling banyak digunakan oleh teknisi hape...hehe..., nah disini saya coba untuk menjelaskan apa sih info detail penggunaan UFS untuk DCT3. Mudah-mudahan kalo ada waktu nanti saya tambahin lagi untuk type lainnya ya, moga membantu.



MCU Sw = (Master Control Unit) Berisi Data Utama HP --> Versi/Tgl/Type/Model dari HP yg sedang Connect.
PPM Sw = (Post Programmable Memory) Berisi Data Paket Bahasa HP (harus sama versi dgn MCU)
DSP Sw = (Data Signal Processor) Berisi Data yg tersimpan dalam CPU MAD
DSP ISw = Berisi Type ROM HP DCT3 dlm Hal ini ROM5 (Maka MAD yg tercantum adalah v18)
PPM Lp = Language Pack L = Bhs Indonesia (8210)
ASIC = Application Specific Integrated Circuit = CPU adalah MAD2WD1 yaitu CPU 8210/3310 DCT3
COBBA = IC Audio Nokia DCT3 dgn Hardware ID 31 dan Serial Number tsb. Jika S/N = 00000000 maka COBBA rusak/tdk terdetect
Prod. Id = Kode Produksi
MsId = Mobile Serial Identity = Kode Identitas dari ponsel
IMEI Net = IMEI Net yg bisa diganti2
IMEI Osn = IMEI Original Serial Number (Imei yg tersimpan pd IC Flash) Kedua2nya bisa diganti pd DCT3
Security = kode pengaman/ Security Code pd HP Nokia
Locks = Network lock : Mcc(Mobile Country Code) dan Mnc=Mobile Network Code) Kode Jaringan standar adalah 000-00. Selain kode itu maka HP dlm keadaan terkunci




MCU Sw = Data Utama HP (Jika Corrupt HP Matot, dsb)
PPM Sw = Data Paket Bahasa HP (Jika Corrupt HP Blank)
Prd.Cd = Product Code (Bisa diubah agar sesuai Back Casing dgn PM Edit)
Bpr Cd = Basic Product Code = sama dgn Prd.Cd
Pro. Sn = Product Serial Number
HW = Hardware ID ponsel tsb
PCI = Peripheral Component Interconnect (Jalur antar komponen)
UEM = Universal Energy Management ID = IC Power Nokia DCT4/WD2
UPP = Universal Phone Processor ID = CPU Nokia DCT4/WD2
RFIC = Radio Frequency IC ID = Identitas IC SIgnal Processor Nokia
DSP = Data Signal Processor ID
LCD = Type Liquid Crystal Display yg terpasang
IMEI = International Mobile Equipment Identity = No. IMEI ponsel.
SLconf= SIM Lock COnfiguration = Kode jaringan. Keadaan Standar adalah 001-01. Selain itu maka HP dlm keadaan terkunci
SLprof = SIM Lock Proof
SLvar = SIM Lock variable
SLaux = SIM Lock auxiliary
Provider : Operator yg mengunci ponsel. Test Equipment adalah kondisi normal(tdk terkunci) Not found berarti keadaan terkunci (4 locks)
dibawahnya adalah kode yg perlu ditekan pd ponsel utk membuka kunci jaringan
Read more ►
 

Copyright © Informasi terbaru Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger