Minggu, 04 Oktober 2009

Mario Teguh : saya + tuhan = cukup

0 komentar

Sebuah cerita pribadi saya sendiri, pada tanggal 5 Oktober 2009, tepatnya dini hari jam 02.00 WIB. ketika saya mengalami kendala tidak bisa tidur akhirnya saya memutuskan untuk menonton TV, pada saat itu saya menonton acara Mario Teguh Golden Ways. sebenarnya itu bukanlah waktu sebenarnya melainkan siaran ulang yang sebenarnya ditayangkan pada tgl 4 Oktober jam 19.00WIB.

saya sangat-sangat penasaran yang berakhir inspirasi dengan kata-kata pada topik yang dibahas yaitu “Saya + Tuhan = Cukup. bagi sahabat yang sedang berupaya mensucikan hubungan dirinya dan orang lain. bacalah sepenggal artikel dibawah ini, semoga bermanfaat.

Kalau kita berlaku kepada sesama, memberi bukan karena diminta-tapi karena mengerti, maka Tuhan akan memperlakukan kita dengan hal yang sama, memberi tanpa kita minta. Berikut adalah resume lengkap yang dicatat oleh team super dari mario teguh:

“Saya + Tuhan = Cukup

Banyak orang menganggap cukup itu kurang dan harus lebih, padahal lebih itu harus mengurangi kalau kita tidak mengelolanya dengan baik.

Kali ini kita akan belajar bagaimana memerankannya dalam kehidupan kita, sehingga hidup kita sederhana, tetapi tidak sederhana dampaknya.

Kita asumsikan sebuah formula, teh+gula=manis, terjadi suatu hal yang salah kalau ternyata hasilnya adalah kopi manis. Berarti kita tidak cek terlebih dahulu yang kita masukan itu teh atau bukan.

Kalau begitu, waktu dikatakan Saya + Tuhan, cek komposisi-nya, apakah betul itu Saya?, apakah ‘Saya’ masih membawa perasaan bersalah, dosa, dendam di masa lalu ke pribadi yang sekarang?. Sehingga sebetulnya dia adalah pribadi masa lalu yang pura2 ada sekarang.

Yang kita butuhkan adalah pribadi yang ada sekarang, yang menerima adanya dirinya. Plus Tuhan yang tidak digantinya dengan yang lain.

Cek apakah kita betul2 berserah kepada satu kekuatan terbesar dan termulia dalam kehidupan ini. Saya yang utuh plus Tuhan yang utuh, baru cukup kehidupannya.

Untuk itu perbaiki komponen pembentuk formula ini, saya-nya yang utuh - utuhkan pengetian kita tentang Tuhan. Lalu Kita akan melihat dengan sesungguhnya apa yang dimaksud dengan cukup ini. Dan itu adalah tujuan dari program kita kali ini.

Dalam hidup ini, Kita itu mempunyai keharusan2. Orang stress adalah orang yang mempunyai kemampuan yang lebih kecil daripada keharusan2nya.

Orang2 yang damai dan yang mapan adalah orang yang mempunyai kemampuan lebih besar daripada keharusan2nya. Selama anda lebih mampu daripada keharusan, itu disebut cukup.

Keharusan kita setiap waktu akan tumbuh, karena ketika dia masih single, keharusannya dia hanya mengurusi dirinya sendiri. Setelah dia memutuskan menikah, keharusan dia menjadi bertambah, dia + istrinya. Begitu juga setelah mempunyai keturunan, keharusan dia-pun akan bertambah lagi.

Jadi sebetulnya kita itu adalah insan2 yang sedang bersaing dengan keharusan2nya. Orang biasa adalah orang yang ditekan dengan keharusannya. Sementara orang hebat adalah orang yang mengharuskan diri, bahkan lebih besar daripada yang diharuskan oleh orang lain.

Tuhan itu pemilik keajaiban, sebagai pemilik (owner). Karena Beliau Maha pengasih, maka akan memberi. Sehingga kita harus menjadi pribadi yang mudah masuk dalam keadaan yang menjadikan ‘owner’ ini menjadi ‘giver’.

Jadi harus ada yang kita lakukan, supaya Tuhan tidak hanya memiliki keajaiban, tetapi memberikan keajaiban.

Apa yang membuat kita diberi?, ‘Memintalah’. Dan yang harus kita lakukan kalau meminta adalah ‘minta’. Berapa banyak orang yang sederhana sekali dalam permintaannya.” Tuhan aku minta sedikit saja dari keajaban-Mu yang telah menjadikan orang2 biasa hebat dalam kehidupan ini.”

Tetapi ada orang yang tidak bisa bicara selancar itu, jadi dia katakan kepada Tuhan “Tuhan aku tidak tahu caranya minta, tetapi aku buktikan dalam pekerjaanku”.

Orang yang mengupayakan sesuatu yang bisa dilakukannya, tidak perlu bantuan. Maka lakukanlah sesautu yang besar, yang hanya bisa ditolong Tuhan. Lakukanlah sesuatu yang terlalu besar untuk dibantu manusia. Itu adalah tanda anda meminta keajaiban dari Tuhan. Dalam proses itu anda akan mengatakan “Saya + Tuhan = Cukup”.

Tidak mungkin kalau ada yang mengatakan Saya-Tuhan=Cukup. Semua orang yang sedang tidak dekat dengan Tuhan pasti tidak damai. Baru tidak dekat saja tidak damai, apalagi Tuhan tidak ada dalam kehiupannya.

Orang2 yang mengatakan Tuhan tidak ada, dia akan dimasukkan kedalam satu keadaan terpaksa berharap kepada keadaan yang tidak dimengertinya, yang istilah kita adalah Tuhan. Tidak mungkin orang bisa hidup tanpa yang menciptakannya.

Saya + Tuhan = Cukup, ketika anda sebut ‘Saya’, itu dibelakangnya ada orang hebat, ada organisasi yang hebat, ada nama besar yang sangat berpengaruh. Kata ‘Saya’ sangat tidak ’simple’, kata ’saya’ sangat powerfull.

Jangan lihat diri anda hanya badan, lihatlah diri anda juga sebagai keajaiban, yang menyebabkan orang mengingat anda, menghormati anda dan mendengarkan yang anda anjurkan. Jangan sederhanakan sesuatu yang hebat seperti yang namanya ’saya’.

Dalam keseharian kita, anda panggil atau tidak - Tuhan akan tetap hadir. Yang tidak hadir itu, dihati anda. Jadi orang yang mau menghadirkan Tuhan itu, hadir dikesadarannya.

Orang yang mengatakan pemberian Tuhan kurang adalah orang yang telah memberikan semua yang diterimanya, baru bisa bilang kurang. Orang yang hanya menerima tetapi tidak memberi, tidak bisa bilang kurang.

Untuk itu ada ‘paradox’ didalam harta, semakin kita menyimpannya, semakin kita merasa harus mempertahankannya. Semakin kita memberinya, semakin kita mudah mendapatkannya kembali. Tetapi kita sulit percaya, bahwa itu caranya. Maka memberilah, karena anda tidak mungkin bisa memberi tanpa menjadi lebih pantas untuk menerima.

Banyak orang yang sudah memiliki sesuatu yang tidak dianggapnya sebagai sesuatu, karena dia menolak mengenalinya sebagai berkat. Keberadaan kita sendiri adalah sebagai berkah. Dan terkadang hal inilah yang mebuat kita ragu dalam malam2 kita yang sendiri.

Sebetulnya hidupku untuk apa?, kenapa aku harus menderita?, kenapa aku harus ragu?, kenapa aku harus letih?. Pertama kali sadarilah, bahwa ’saya’ ada, dan ’saya’ tidak sederhana. Kalau saya kelihatan sederhana, karena saya sederhana dalam kesadaran saya. Begitu saya memperbaiki kesadaran saya tentang saya, saya menjadi bernilai.

Saya + Tuhan = Cukup, karena kalau saya bersama Tuhan, saya mensyukuri sekali kelahiran saya. Berarti saya mensyukuri orang tua saya. Karena kalau kita sudah menggunakan formula Saya + Tuhan = Cukup, kita akan Damai, Gembira, dan Berani.

Orang yang berani akan membanggakan orang tuanya, karena mereka telah melahirka priadi kuat yang berani menghadapi yang tidak mungkin dicapainya. Hal yang tidak mungkin dicapainya karena kalau ‘Saya’ sendirian, tetapi kalau Saya + Tuhan maka akan Cukup.

Berapa banyak orang yang dikatakan tidak mungkin sebelumnya, sekarang hidup dalam kemungkinan2 yang ajaib.

Orang yang berani akan memuliakan orang tuanya, karena hanya orang yang berani yang berupaya. Karena orang yang berupaya itu adalah orang yang pertama kali Damai dengan keadaannya, Bergembira dengan semua yang dimilikinya, dan Berani melakukan yang dikatakan tidak mungkin.

Apakah dibutuhkan do’a yang banyak bagi Tuhan untuk melakukan sesuatu yang ajaib bagi kehidupan kita?, tidak. Bahkan tidak memintapun, kalau Tuhan melihat kita pantas bagi hadiah, kita akan diberikan.

Karena yang diajarkan Tuhan kepada kita, itu bukan memberi kalau diminta. Tetapi yang ingin Tuhan inginkan kepada kita adalah memberi karena mengerti. Bahwa sebagian dari yang kita miliki adalah hak mereka yang mebutuhkan bantuan. Bahwa tanda kita bersyukur menerima adalah berbagi. Bahwa kita membaca raut sedih, apapun yang dikatakannya, sebagai permintaan untuk diberi.

Kalau kita berlaku kepada sesama, memberi bukan karena diminta, tapi karena mengerti, maka Tuhan akan memperlakukan kita dengan hal yang sama, memberi tanpa kita minta.

Seperti kata Khalil Gibran “Bagaimana saya tahu apa yang saya minta, karena kebutuhanku bahkan telah Engkau tetapkan jauh sebelum kelahiranku. Karena aku bisa salah minta, tetapi yang tidak bisa salah adalah aku berlaku dalam kebaikan”.

Jadi sebetulnya Tuhan tidak membutuhkan banyak permintaan untuk memberi, tetapi satu yang dinantinya adalah kepantasan.

Itu sebabnya pribadi yang lengkap itu adalah pribadi yang SPIRITUAL dan yang PROFESIOAL. Dia berdo’a seperti kepandaian tidak ada gunanya, tetapi dia bekerja seperti Tuhan tidak akan membantu.

Betapa hebatnya orang ini - maksimal dalam kedekatannya dengan Tuhan, dan maksimal dalam kegunaannya bagi orang lain.

Karena kita tidak mungkin jadi profesional tanpa menguntungkan orang lain, dan kita tidak mungkin menjadi spiritual tanpa membahagiakan Tuhan dengan kedekatan kita. Itu do’a yang lebih besar daripada hanya meminta, karena do’a yang terbesar adalah bagi orang yang menjadikan kehidupannya - permintaan untuk dikasihi Tuhan.

Yang menghebatkan kehidupan kita bukan tepat atau salahnya pilihan kita. Tetapi fakta bahwa kita memilih. Karena Tugas kita adalah memilih, untuk salah dan benarnya kita tidak tahu.

Kalau kita disayangi Tuhan, mau salahpun akan dibetulkan. Kalau kita disayangi Tuhan, mau betulpun dibimbing supaya nanti berhasilnya besar. Jadi bukan tepatnya pilihan, tetapi keberanian untuk memilih - lalu menerima tanggung jawab dari pilihan. Berapa banyak pribadi yang dipimpin oleh jiwa yang penakut.

Ada yang baru mengenal Tuhan itu memiliki keajaiban, tetapi tidak meminta Tuhan menggunakan keajaiban itu untuknya - baru memuja dan memuji tapi lupa meminta. Karena sebagian orang do’a-nya hanya berisi keluhan. Malu memita, merasa tidak pantas meminta. Meskipun Tuhan mengerti, Tuhan itu ingin sekali kita tegas mengakui keadaan dan kemampuan Beliau dengan kita meminta dengan jelas.

Tetapi bagi orang super, tidak akan berhenti pada meminta kepada Tuhan menjadi pelaksana dari keajaiban2 Beliau. Bagi pribadi yang super, mintalah bahwa Tuhan itu menjadi pemberi dari sebagian kemampuan ajaib Beliau kepada kita. Sehingga Beliau titipkan sebagian dari kemampuan itu pada diri kita. Kita mengertinya dengan istilah wibawa, pengaruh, karisma dll.

Kalau kita betul2 mengakui keberadaan Beliau sebagai pemilik dari keajaiban, dan telah meminta Beliau melakukan keajaiban dalam hidup kita - sekarang beranikan diri untuk datang kepada Beliau, ”Tuhan aku sekarang meminta, bahwa Engakau memberikan kepadaku sebagian dari kemampuan untuk menyebabkan kebaikan.”

Yang menyebabkan orang akan merasa kesepian sekalipun di tempat yang ramai adalah ketika dia tidak menjadi sahabat bagi dirinya sendiri. Dia tidak mersa senang bersama dirinya, dia tidak menyadari bahwa dirinya itu ada.

Sebelum memahami konsep apapun yang lebih besar mengenai ’saya’ - kembalilah kepada kesadaran, bahwa anda tidak pernah sendiri, tetapi anda bersahabat dengan diri anda sendiri.

Apakah anda berbicara penuh kasih sayang kepada diri anda sendiri?, apakah anda sebut nama anda dengan penuh penghormatan?. Maka hormati diri anda, letakan harga yang tinggi pada diri anda, dan anda akan mulai berjalan seperti membawa barang mahal.

Mari kita pikirkan akhir dari perjalanan kehidupan kita. Kalau saya bisa menerima Tuhan dengan formula Saya + Tuhan = Cukup, saya akan masuk dalam perasaan damai. Karena saya damai, saya menjadi bebas untuk bergembira. Karena saya gembira, saya lebih positif melihat segala sesuatu menjadi mungkin, sehingga saya lebih Berani. Karena saya berani, saya berupaya, dan karena upaya saya itu terjadi dalam waktu - dan waktu itu berlanjut, maka upaya yang berlanjut itu disebut perjalanan.

Maka hidup itu sebuah perjalanan yang diisi oleh upaya dari waktu kewaktu. Karena kita berani, karena kita gembira, karena kita damai, karena kita ber-Tuhan.

Bayangkan kita akan kembali kepada Tuhan, apakah mungkin kita kembali kepada Tuhan dengan hati yang marah atau dengan pikiran yang hasut. Kita ingin suci, kalau kembalinya suci, maka perjalanannya harus suci.

Maka anjurannya adalah, Sucikanlah pikiran kita dengan selalu sadar mengenai keberadaan Tuhan. Kalau kita sadar Beliau ada, tidak mungkin kita isi pikiran kita dengan hal yang tidak baik dengan kecurigaan atau tindakan yang memalukan Beliau.

Sucikan semua hubungan anda dengan diri anda dan orang lain. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

Demikian resume dari acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “Saya + Tuhan = Cukup”. Jika sekiranya didapati kekurangan - suatu kebahagiaan bagi kami, apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.

Terimakasih kepada Pak Mario Teguh, atas ilmu yang disampaikannya, semoga Allah meberkahi Bapak dan Keluarga.

Jika sahabat ingin mendengarkan audio rekaman dari sepenggal artikel diatas dari Pak Mario Teguh dalam format mp3, silahkan untuk download dibawah ini

saya + tuhan = cukup

Semoga Artikel ini Bermanfaat untuk Kita Semua dan Menjadi Inspirasi Kita untuk Berbakti kepada Tuhan kita dan untuk Saling Membantu satu dengan yang lainnya. Terima-Kasih.
Read more ►

Tips Memulai Usaha Yang Sesuai Dengan Diri Kita

0 komentar

Hampir tidak ada perasaan yang bisa mengalahkan keindahan dari saat pertama kali produk atau jasa yang kita jual – Laku. Semua pebisnis tahu perasaan itu, karena tanda pertama bahwa ide bisnis mereka bisa berhasil adalah produk atau pelayanan mereka terbeli, ada yang membeli atau Laku!! Anda harus laku dulu,sebelum Anda bisa mencapai tujuan tujuan bisnis yang lain.Laku adalah keharusan pertama dalam bisnis.

Semua keberhasilan bergantung kepada kualitas dari proses untuk mencapainya. Dan semua proses untuk mencapai keberhasilan, sangat bergantung kepada mulai-nya, kepada awalan-nya.Tidak akan ada sebuah perjalanan yang bisa kita alami dan kita ceritakan keindahan dan tantangan-tantangannya, bila kita tidak memulainya. Tidak ada sebuah proses yang memungkinkan pencapaian keberhasilan bagi kita, bila kita tidak mengawalinya. Maka, memulai sesuatu, memulai apa pun – bisa jadi lebih penting daripada keseluruhan prosesnya.Bila saja kita dulu memulai, maka mungkin saat ini kita telah terlibat dalam sesuatu yang penting dan besar . Kita semua mampu untuk melakukan atau mendapatkan bantuan untuk melakukan sesuatu yang besar dan penting, tetapi tidak akan ada keterlibatan yang indah itu bila kita tidak memulai. Pengertian itu mudah kita terima, tetapi mengapa kita selalu menunda pelaksanaan dari rencana-rencana kita - karena kita merasa belum siap? Bila kita harus menunggu kesiapan dari semua hal yang mendukung pelaksanaan dan yang menjamin keberhasilan dari rencana-rencana kita, maka tidak akan ada apa pun di dunia ini yang akan dimulai.

Mulailah sebelum Anda siap. Mulailah dengan satu langkah pertama. Mulailah perjalanan Anda. Dalam perjalanan itu-lah Anda membangun kesiapan yang lebih baik, karena bisa saja Anda kemudian menemukan bahwa yang selama ini Anda siapkan adalah persiapan yang salah, yang tidak berguna bagi yang sedang Anda kerjakan, dan yang tidak akan mendekatkan Anda kepada cita-cita Anda. Mulailah. Dalam proses kerja-lah Anda akan menemukan banyak solusi bagi masalah-masalah Anda. Kita mungkin belum siap bagi pekerjaan-pekerjaan besar yang akan memantaskan kita bagi kebesaran pribadi dan kehidupan yang kita cita-citakan, tetapi siapa pun di antara kita selalu memiliki kesiapan untuk memulai. Maka, mulailah sebelum Anda siap.

Sumber : Mario Teguh Super Club.
Read more ►

Cara Memulai Usaha Dengan Berbagai Kendala

0 komentar

Seperti yang kita ketahui banyak sekali perusahaan, pabrik-pabrik bahkan instansi pemerintah yang mana sebagian para pekerjanya dengan status tenaga kerja kontrak yang mana pekerjaannya akan berakhir bila perusahaan tidak memperpanjang masa kontrak kerjanya.

Dengan keadaan ini berpikirlah bagaimana mencari penghasilan yang lain bila perusahaan benar-benar tidak memperpanjang masa kontrak kerja, yang artinya akan menjadi pengangguran.

Sebelum hal itu terjadi, sebaiknya mengantisipasi dengan mencari usaha yang lain.

Memang banyak orang ingin mencari usaha sendiri dengan kata lain berwirausaha tetapi kebanyakan dari kita bingung harus memulai dari mana? dan bagaimana?.

dibawah ini ada sebuah contoh pertanyaan yang sering kita dengar bahkan kita rasakan sendiri.
dan akan dijawab oleh bapak MARIO TEGUH .

Pertanyaan :
Dalam benak saya ada dua usaha yang akan saya jalankan, yang ke-1 adalah usaha penjualan bunga, usaha ini sangat ingin saya jalankan karena ketertarikan saya terhadap bunga. Kendala yang saya hadapi di usaha bunga ini adalah ketidaktahuan informasi seluk beluk bisnis bunga. Rencana usaha ke-2 adalah usaha jual beli ban bekas (ban vulkanisir), usaha ini ingin saya jalankan karena hasilnya cash and carry. Dan kendala di usaha ini mengenai sarana transportasi.

Karena kendala-kendala itu apa yang ingin saya usahakan akhirnya hanya dalam benak, dan sangat berat untuk direalisasikan.

Jawaban :
Menunggu waktu yang tepat untuk memulai sesuatu yang telah lama kita pikirkan bisa menjadi sebuah pemborosan waktu, karena waktu yang tepat itu tidak akan datang. Cara terbaik untuk memulai adalah memulai. Bila semua halangan yang mungkin terjadi, harus disingkirkan lebih dahulu, maka kapankah kita bisa memulai? Padahal, kita bisa sampai hanya karena kita berangkat. Maka bila tidak sekarang, kapan?

Percayalah, bahwa tindakan sekecil apapun akan menciptakan kesempatan untuk tindakan-tindakan selanjutnya, yang akan membuat kita terlalu asyik untuk menyadari bahwa sebetulnya kita telah berada dalam sebuah proses yang mengarah kepada sesuatu yang penting.

Sudah pasti bahwa langkah-langkah yang dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan akan membutuhkan waktu. Tetapi, melakukan atau tidak, memulai atau menunda, kedua-duanya menggunakan waktu, tetapi hanya satu yang memiliki kesempatan untuk berhasil.

Kemudian, perhatikanlah bahwa pribadi yang melampaui hambatan-hambatan dalam karir dan kehidupan pribadinya adalah selalu pribadi yang mempunyai dua paruh kekuatan berikut ini:

  1. Paruh kekuatan pertama adalah kekuatannya sendiri untuk mengupayakan ketepatan sikap, untuk berpikir dengan baik, untuk cepat bertindak, untuk ikhlas memperbaiki kesalahan, dan untuk setia kepada proses yang tidak membutakan diri dari hal-hal yang baru.

  2. Paruh kekuatan yang kedua, adalah kekuatan untuk menjadikan dirinya mudah mendapatkan bantuan dari orang lain. Dan yang berikut ini adalah rahasia ang sedikit diungkapkan orang, bahwa sumber kekuatan yang kedua – adalah kualitas dari kekuatan pribadi yang pertama.

Please absorb and apply.

Sumber : Mario Teguh Super Club.
Read more ►

Sabtu, 03 Oktober 2009

Ide Memulai Bisnis di Rumah

0 komentar

Bagi anda yang belum mendapatkan pekerjaan, bosan dengan rutinitas kerja kantor dan kemacetan setiap hari, ingin memulai tantangan baru, mungkin anda bisa mulai mencoba usaha sederhana di rumah yang dapat memberikan berbagai keuntungan.

"Pertumbuhan usaha yang dijalankan dari rumah terus meningkat secara signifikan," kata perencana keuangan serta penulis buku Sulistyawati, saat peluncuran bukunya yang berjudul 101 Ide Bisnis Tanpa Kantor di Jakarta, Sabtu (6/6).

Sulistyawati mengatakan, banyak keuntungan yang didapat dengan berbisnis di rumah seperti tidak perlu menyewa tempat khusus, cukup mendesain dan mengatur ulang ruangan rumah untuk dijadikan ruang kerja sesuai yang diinginkan. "Tinggal menentukan ruang mana yang memungkinkan, bahkan ruang tidur pun bisa disulap menjadi kantor," katanya.

Selain itu, tidak perlu waktu khusus untuk berangkat ke lokasi kerja yang bisa memakan waktu berjam-jam akibat kemacetan dan dapat menghindari stres di jalan.

Keuntungan lain adalah, menghemat biaya baik untuk kendaraan, baju, sepatu, tas kerja, makan siang, dan sebagainya, serta waktu kerja yang fleksibel. "Bisa juga melakukan peran ganda seperti mengurus keluarga, serta dapat menjadi potensi peningkatan pendapatan keluarga," ucapnya.

Sedangkan kelemahan berbisnis di rumah, kata Sulistyawati, adanya perasaan terisolir dari lingkungan kerja, kesendirian, pendapatan yang tidak teratur, perasaan jenuh bekerja di tempat yang sama.

Selain itu, ada anggapan usaha di rumah sebagai pekerjaan yang tidak serius dan kurang profesional karena lokasinya di rumah dan tanpa ikatan. "Kendala lain usaha di rumah sering dilakukan tidak kosisten, banyak gangguan seperti dari anak, tetangga, serta adanya perasaan takut gagal," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, sebelum terjun ke dalam bisnis sebaiknya mempelajari resiko dan kelemahan sehingga mampu menghadapi segala kemungkinan.

Menurut Sulistyawati, banyak ide bisnis sederhana yang banyak dibutuhkan orang. Sebagai contoh, usaha yang berhubungan dengan kamar tidur seperti produksi seprei dan bed cover, agen atau toko seprei dan bed cover. Contoh lain, yang berhubungan dengan kamar mandi seperti distributor detergen dan pembersih kamar mandi, sabun, lulur, dan peralatan mandi.

"Usaha lain yang banyak dibutuhkan khususnya kaum wanita, seperti salon, butik, penjahit, distributor busana muslim, produksi jilbab, ritel aksesoris, penjual parfum, Multi Level Marketing produk kecantikan, kerajinan aksesoris dan sebagainya," katanya.

Untuk usaha yang berhubungan dengan dapur, kata Sulistyawati, seperti toko sembako, pembuatan kue, katering, kafe, kursus memasak dan membuat kue, penyedia pembantu rumah tangga dan sebagainya.

Sedangkan yang berhubungan dengan anak, lanjut dia, seperti butik perlengkapan bayi, desainer kamar anak, jasa penitipan anak,toko mainan anak dan kado, serta kelompok bermain dan taman kanak-kanak. "Usaha lain seperti penerjemah, agen koran dan majalah, rental buku dan komputer, penulis, kreasi bunga, penyedia jasa kurir, percetakan, budidaya tanaman hias,rental sepeda motor," kata dia.

Sulistyawati juga membagi ide usaha sederhana lainya dari banyak bidang yang dapat di lakukan di rumah dengan modal yang tidak terlalu banyak dalam buku setebal 194 halaman tersebut.

Sulistyawati manambahkan, untuk memulai usaha harus diperhatikan beberapa hal, seperti apakah menyukai bisnis tersebut, adakah keahlian yang mendukung, tahu bagaimana menjalankanya, modal yang cukup, dan ada kaitannya dengan hobi. "Jika jawabannya 'ya' berarti siap memulai usaha tersebut," ucapnya.

Selain itu, harus dibuat perencanaan dan konsep bisnis yang baik, meliputi nama usaha, jenis usaha, rencana pengembangan, keuangan, cara memperoleh dan pengembalian modal, perkiraan laba rugi, rencana pemasaran dan sebagainya..

Sulistyawati juga membagikan tips bagaimana cara menjalankan usaha dan bagaimana memasarkan produk yang baik dalam buku tersebut.

Jadi sekarang anda tidak perlu lagi khawatir memulai bisnis di rumah. Silahkan mencoba...

Sumber : Kompas

Buku : "101 Ide Bisnis Tanpa Kantor"

Read more ►

Berwirausaha Tidak Perlu Terlalu Banyak Teori

0 komentar

Kewirausahaan tidaklah melulu menyangkut bisnis dan keuntungan. Secara lebih luas, kewirausahaan itu juga mencakup karakter dan pola berpikir. Karakter unggul ini idealnya ada di setiap diri manusia.

Demikian salah satu pokok pikiran yang muncul di dalam pelaksanaan hari kedua Indonesian Conference on Innovation, Entrepreneurship, and Small Business (ICIES) ke-I di Hotel Grand Preanger, Kamis (23/7). Dalam acara ini, pada sesi di siang hari, Jusuf Kalla turut hadir.

Dalam pidatonya, Jusuf Kalla mengatakan, kewirausahaan adalah sesuatu untuk dilakukan dan diterapkan. Bukan untuk dipelajari semata. "Hendaknya itu dimulai dengan cara yang sederhana. Jangan terlalu berat-berat, kebanyakan teorinya. Nanti malah mahasiswa yang mau mempraktikkannya bingung," ujarnya.

"Makanya, tidak usah terlalu banyak seminar," ujarnya sambil disambut tawa spontan dari para peserta konferensi yang hadir di ruangan. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wali Kota Bandung Dada Rosada, serta Rektor Institut Teknologi Bandung Djoko Santoso yang hadir dalam acara ini juga ikut tertawa.

Menurut Kala, salah satu karakter terpenting yang bisa diadopsi masyarakat dari wirausahawan adalah keberanian di dalam mengambil keputusan dan resiko. "Seperti belajar renang. Kalau kita takut-takut, mesti tidak akan bisa. Tetapi, kalau sudah nyemplung langsung, dengan sendirinya bisa," ujarnya memberi analogi.

Ia berharap, mental wirausaha yang diadopsi warga ini pada akhirnya dapat membentuk kemandirian bangsa. "Mudah-mudahan, ini bisa menjadi spirit (semangat) pendorong kita dari dalam," ucap calon presiden ini.

Di dalam acara sama namun jam berbeda, Chief Executive Officer (CEO) Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo mengatakan, kewirausahaan menyangkut kultur. Ia menyebutkan sepuluh hal yang menjadi kebiasaan atau kultur khas dari wirausaha yang maju.

"Salah satu yang terpenting, yaitu berani melawan arus. Waktu dulu mendirikan TV7 (sekarang Trans7), kami sempat kebingungan apakah akan mengambil (relai) berita CNN atau tidak. Sebab, CNN jelas punya nama dan ratingnya tinggi. Namun, di akhir keputusan, kami memilih pakai Al-Jazeera. Malahan, oleh mereka dibilang gratis dan rating TV7 sempat naik di urutan ke-3," ucapnya memberi contoh.

Kebiasaan dan karakter penting lainnya adalah kemauan mengambil langkah-bukan sekadar berbicara, kemampuan untuk memperluas perkawanan dan jejaring sosial, tidak lekas puas dan pekerja keras. "Pada umumnya, mereka bekerja hingga 18 jam sehari. Ketika orang tidur terlelap, mereka masih tetap bekerja," ucap Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas ini.

Gerald Lidstone, Director Institute for Creative Cultural Entreprenuership (ICCE) Inggris membenarkan, yang namanya wirausaha itu tidak melulu menyangkut soal bisnis. Melainkan, juga pola pikir kreatif, inovatif, dan kemampuan memecahkan masalah. Paham ini jika dimiliki setiap profesi akan menghasilkan output yang baik.

Wirausahawan merusak bumi

Amat bahaya apabila kewirausahaan hanya diarahkan pada kepentingan bisnis dan keuntungan. Pengusaha bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi selama ini. "Selama ratusan tahun mereka bebas mengeksploitasi alam tanpa berpikir menyisakannya untuk anak cucu," ujar Howard Frederick, pakar inovasi dan kewirausahaan dari Unitec Institute of Technology, Selandia Baru.

Inilah yang kemudian melatarbelakangi lahirnya paham socialpreneur dan ecopreneur. Dalam sepuluh tahun ke depan, ia percaya ecopreneur akan menjadi tren baru di dunia. "Di Inggris, jumlah sosial-entrepreneur, termasuk di dalamnya ecopreneur mencapai 12 persen, melampaui wirausaha bisnis yang 9 persen," tuturnya.

Read more ►

Berpikir Sukses Harus sejak Awal

0 komentar

Catatan penting bagi wiraswasta sejati adalah sejak awal harus berpikir sukses. Cuma dengan cara itu, bisnis bisa makin terus berkembang.

Pesan dari sosok sekaliber Brad Sugars seperti inilah yang kelak bisa diperoleh pelaku bisnis di Tanah Air. Menurut rencana, pelatih bisnis terkemuka asal Australia ini datang ke Jakarta pada Rabu (25/11) dan Kamis (26/11) dan menjadi pembicara utama seminar "Brad Sugars Billionare in Training".

Menurut CEO Action COACH Indonesia Herman Susanto pada Selasa (28/7), Sugars yang memulai karier bisnisnya sejak usia tujuh tahun bakal membantu pemilik bisnis di Indonesia agar tidak kehilangan strategi mencapai visi dan misi yang diharapkan. Total, diharapkan 6.000 peserta bakal hadir selama pergelaran dua hari tersebut.

Saat ini, Brad Sugars telah menjelma menjadi seorang tokoh bisnis yang dikagumi oleh para pemilik bisnis. Usianya masih muda, tetapi kesuksesannya mencetak “miliarder” lewat ActionCOACH telah mengangkat namanya di jajaran tokoh paling berpengaruh dunia, seperti Rupert Murdoch, Henry Ford, Richard Branson, dan Anita Roddick.

Sugars sukses membantu para pemilik bisnis. Utamanya, kala melakukan reformasi sistem bisnis.

Pelatihan bisnis (business coach) garapan pemilik nama lengkap Bradley J Sugars mengklaim menggunakan pendekatan berbeda ketimbang pada umumnya. Pada bisnis ini, justru pemilik bisnislah yang melakukan seluruh strategi, formula serta teknik bisnis yang disarankan pelatih bisnis.

Menurut Sugars, bantuan terbesar pelatih bisnis kepada anak didiknya adalah mindset sukses berikut sistem pemantauan (monitoring) efektif. Apabila mindset pengusaha berubah menjadi lebih positif, segala hal juga berubah menjadi positif. Termasuk arah perusahaan dan kondisi keuangan pada akhirnya.

Seusai menamatkan sekolah di Universitas Queensland, Sugars menjadi "wiraswastawan serial" sekaligus menjadi pemilik atau pihak yang menjalankan lebih dari 30 kegiatan bisnis berbeda.

Sugars adalah pendiri waralaba pelatihan bisnis ActionCOACH pada 1993. Pada 2006, ia me-rebrand usahanya itu menjadi ActionCOACH.

Sementara di Tanah Air, ActionCOACH Indonesia sampai sekarang memiliki 28 pelatih bisnis. Di tahun pertama, ActionCOACH Indonesia memiliki 12 klien yang kemudian berkembang hingga lebih dari 1.000 klien pada 2009.

Sumber : Kompas

Read more ►

Kunci Sukses dalam Dunia Bisnis

0 komentar

Dunia bisnis di Indonesia terus menggeliat, seolah tidak mempedulikan karut marut pemilu dan peristiwa Bom Mega Kuningan. Untuk itu perlu bagi para pelaku bisnis untuk menyusun strategi handal.

"Untuk memenangi pasar dalam dunia yang terus berubah ada 4 kunci sukses," kata Simon Jonatan, Konsultan Marketing, dalam acara Founder's Day di Ciputra World Jakarta Marketing Gallery, Senin (24/8).

Keempat kunci tersebut adalah:

  1. Awareness: yang termasuk dalam poin ini adalah iklan yang gencar untuk membangkitkan kesadaran terhadap produk tersebut bagi konsumen.

  2. Attractiveness: apakah produk kita menarik. Harus ada sesuatu yang berbeda dipandingkan produk lain yang diproduksi kompetitor.

  3. Availability: apakah produk juga dilengkapi oleh ketersedian yang menunjung. Misalnya, produk rumah dilengkapi dengan akses yang mudah dan strategis.

  4. Affordability: untuk menarik konsumen, penjualan produk disertai dengan berbagai macam potongan harga maupun kredit ringan.

Menurut Simon, keempat kunci sukses ini bisa meningkatkan brand of mind konsumen. "Ini penting. Karena kalau konsumen mau beli, di otaknya sudah mengingat satu produk yang dipercaya," ucapnya.

Sumber : Kompas
Read more ►
 

Copyright © Informasi terbaru Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger